Kamis, 29 November 2012

Teknik Sampling


BAB I
PENDAHULUAN


Subjek penelitian merupakan sumber utama data peneletian, yaitu yang memiliki data mengenai variabel-variabel yang diteliti(Saifuddin Azwar:34-35). Subjek penelitian pada dasarnya , adalah yang akan dikenai kesimpulan hasil penelitian. Apabila subjek penelitiannya terbatas dan masih dalam jangkauan sumber daya, maka dapat dilakukan studi populasi, yaitu mempelajari seluruh subjek secara langsung. Sebaliknya, apabila populasi itu terlalu banyak sehingga memerlukan dana, waktu, dan tenaga yang tidak sedikit, maka dapat menggunakan studi sampel.
 Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri; atas : obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya(Sugiyono :117). Populasi tidak hanya orang, tetapi juga obyek dan benda-benda alam yang lain. Sedangkan sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut.  Apa yang dipelajari dari sampel itu, kesimpulannya akan dapat diberlakukan pada populasi. Sehingga sampel tersebut harus benar-benar representatif.
Ada beberapa cara untuk menentukan sampel yang akan digunakan dalam penelitian, yang dikenal dengan istilah teknik sampling. Dan inilah bagian yang akan kami bahas, dengan menjawab  :
1.                       Apa itu Teknik Sampling?
2.                       Ada berapa macam teknik sampling?
3.                       Bagaimana cara mengambil anggota sampel?


BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian
Teknik sampling merupakan cara mengambil sampel penelitian untuk menentukan sampel yang akan digunakan dalam penelitian(Sugiyono :118). Sebagaimana yang telah dijelaskan bahwa pengambilan sampel, berguna apabila populasi yang akan dipelajari jumlahnya tidak sedikit. Dalam penelitian survei penentuan sampel menjadi sangat penting, karena bertujuan memperoleh deskripsi objektif mengenai keadaan populasi(Saifuddin Azwar : 35).
B.     Macam-macam Teknik Sampling
Ada beberapa macam teknik sampling,
                                                                                       
1.      Probabilty Sampling
Adalah teknik pengambilan sampel yang memberikan peluang yang sama bagi setiap unsur (anggota) populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel. Teknik ini meliputi :
a.       Simple Random Sampling
Pengambilan anggota sampel dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi tersebut. Namun hanya bisa dilakukan apabila anggota populasi dianggap homogen.
b.      Proportionate Stratified Random Sampling
Teknik ini digunakan apabila anggota populasi tidak homogen dan berstrata secara proporsional.
c.       Disproportionate stratified Random Sampling
Teknik ini digunakan untuk menentukan jumlah sampel, bila populasi berstrata tetapi kurang proporsional.
d.      Cluster Sampling
Teknik sampling daerah digunakan untuk menentukan sampel bila obyek yang akan diteliti atau sumber data sangat luas. Teknik sampling daerah ini sering digunakan melalui dua tahap, yaitu tahap pertama menentukan sampel daerah, dan yang berikutnya menentukan orang-orang yang ada pada daerah itu secara sampling juga.
2.      Nonprobability Sampling
Teknik pengambilan sampel yang tidak memberi peluang/kesempatan sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel. Teknik sampel ini meliputi :
a.       Sampling Sistematis
Teknik yang berdasarkan urutan dari anggota populasi yang telah diberi nomor urut.
b.      Sampling Kuota
Teknik untuk menentukan sampel dari populasi yang mempunyai ciri-ciri tertentu sampai jumlah kuota yang diinginkan.
c.       Sampling Insidental
Teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan insidental bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila orang yang kebeteluan ditemui itu cocok sebagai sumber data.
d.      Sampling Jenuh
Teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Hal ini sering dilakukan bila jumlah populasi relatif kecil. Istilah lain, yaitu sensus.
e.       Snowball Sampling
Teknik penentuan sampel yang mula-mula jumlahnya kecil, kemudian membesar. Yang digambarkan bola salju yang menggelinding hingga menjadi gumpalan besar. Maksudnya dalam penentuan sampel, mula-mula dipilih satu atau dua orang, tetapi karena dengan dua orang ini belum merasa lengkap terhadap data yang diberikan, maka peneliti mencari orang lain yang dipandang lebih tahu dan dapat melengkapi data dua orang sebelumnya, dan terus dilakukan sampai jumlah sampel semakin banyak.
C.    Cara Mengambil Anggota Sampel
Telah disebutkan bahwa teknik sampling meliputi probability sampling dan nonprobability sampling. Probabilty sampling adalah teknik yang dikenal dengan nama random sampling karena memberikan peluang kepada anggota populasi untuk dijadikan anggota sampel dengan menggunakan sistem acak.
Pengambilan  sampel dengan cara random dapat dilakukan dengan bilangan random, komputer, maupun dengan undian. Bila menggunakan undian, maka setiap anggota diberi nomor terlebih dahulu, sesuai dengan jumlah anggota populasi. Seperti yang telah dikatakan bahwa karena pengambilannya adalah random maka setiap anggota populasi mempunyai peluang sama untuk dipilih menjadi anggota sampel.
BAB III
KESIMPULAN

Teknik sampling merupakan cara mengambil sampel penelitian untuk menentukan sampel yang akan digunakan dalam penelitian. Teknik sampling dikelompokan menjadi dua; yaitu probability sampling dan nonprobability sampling.
Probability sampling adalah teknik pengambilan sampel yang memberikan peluang yang sama pada anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel. Teknik ini meliputi : Simple Random Sampling, Proportionate Stratified Random Sampling, Disproportionate Stratified Random Sampling, dan Area (Cluster) Sampling. Sedangkan nonprobability sampling adalah teknik pengambilan sampel yang tidak memberikan peluang yang sama pada setiap unsur/anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel. Teknik ini  meliputi : Sampling Sistematis, Sampling Kuota, Sampling Incidental, Purposive Sampling, Sampling Jenuh, dan Snowball Sampling.
Cara pengambilan sampel pada probability sampling bisa dengan menggunakan bilangan random, komputer, maupun dengan undian. Apa yang dipelajari dari sampel itu, kesimpulannya akan dapat diberlakukan pada populasi. Sehingga sampel tersebut harus benar-benar representatif.







DAFTAR PUSTAKA



Azwar, Saifuddin, MA.Metode Penelitian. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Sugiyono.2012.Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.Bandung : Alfabeta.



















          

1 comments:

harap komentar dengan kata-kata sopan dan bukan komentar spam, cara anda berkomentar menandakan kepribadian anda. Terima Kasih!

please comment with polite words and not a spam comments, how you commented signifies your personality. Thank You!

يرجى التعليق بكلمات مهذبة وليس البريد المزعج تعليقات، وكيف علق يدل على شخصيتك. شكرا.

 
Top